Font size :
     
Berita Seputar Kab. Katingan
Harga Rotan Belum Stabil Banyak Petani Rotan Beralih Usaha Lain

DSC_2193

Harga  Rotan Belum  Stabil

Banyak Petani Rotan Beralih Usaha Lain


Bupati Katingan, Drs. Duwel Rawing, mengatakan, kalau potensi rotan Katingan boleh dikatakan terbesar di Indonesia  dengan hasil produksi rotan mentah  600-800 ton per bulan yang tersebar di 10 kecamatan.

Namun belakangan karena harga rotan mentah ditingkat petani tak stabil, kondisi ini membuat  banyak petani beralih ke usaha lain yang akhirnya berdampak pada suplai bahan baku rotan.

 Demikian hal ini diungkapkan oleh Bupati Katingan, Drs Duwel Rawing, Rabu (26/10), kemarin di Hotel Rungan Sari, Subud, Kota Palangka Raya dalam acara Rapat Koordinasi Pemberdayaan Daerah Penghasil Rotan yang dihadiri oleh Wakil Menteri Perindustrian Alex Retraubun, Dirjen Pengembangan Perwilayahan Industri (PPI) DR Dedi Mulyadi, Wakil Walikota Palu, Sulawesi Tengah, T Tony dan Ketua DPRD Katingan, Wiwin Susanto, SPd, serta sejumlah pejabat Kabupaten Katingan lainnya.

“Potensi rotan Katingan sangat besar dengan tak stabilnya harga rotan di tingkat petani berdampak pada penghasilan usaha ke bidang lainnya,” kata Bupati.

Salah satu antisipasi akan fenomena itu agar tak terus berlanjut, sejumlah langkah strategis dilakukan oleh Pemkab Katingan, Pemprov Kalteng maupun Kementerian Perindustrian dan kementerian terkait.

“ Untuk mempertahankan potensi dan produksi rotan, pemasaran rotan dan alih teknologi pengolahan rotan sebagai produk unggulan sehingga rotan Katingan bisa kembali eksis serta memiliki nilai jual yang tinggi baik tingkat lokal, nasional maupun internasional,” kata bupati.

Disebutkan Bupati, Katingan menjadi sentra produksi rotan dan menjadi penghasil rotan terbesar di Kalteng dengan produksi 600-800 ton per bulan yang tersebar di 10 kecamatan dan telah menjadi produk unggulan selain kayu, damar, karet dan produk lainnya.

Rakor pemberdayaan daerah penghasil rotan ini memiliki arti yang sangat penting dan strategis sebagai bagian upaya peningkatan daya saing industri rotan dalam negeri.

“Program ini mempunyai visi untuk mendukung perkembangan rotan berkelanjutan serta turut memberikan kontribusi untuk mengembangkan potensi rotan Katingan,” kata Bupati.

Untuk itu, sambung Bupati, diperlukan dukungan dan prospektif  berbagai pihak dalam memperkuat pelayanan pemberdayaan rotan sehingga rantai suplai rotan terbangun secara kuat.

 

Tambah Komentar


Security code
Refresh

Mini Kalender Kegiatan

akhir bulan Mei 2012 bulan depan
M S S R K J S
week 18 1 2 3 4 5
week 19 6 7 8 9 10 11 12
week 20 13 14 15 16 17 18 19
week 21 20 21 22 23 24 25 26
week 22 27 28 29 30 31

Jumlah Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini152
mod_vvisit_counterKemarin523
mod_vvisit_counterMinggu Ini152
mod_vvisit_counterMinggu lalu3399
mod_vvisit_counterBulan Ini9838
mod_vvisit_counterBulan lalu14306

Jumlah Online : 7
IP Anda : 38.107.179.243