|
Dinas Kehutanan Kabupaten Katingan, Selasa (2/11) kemarin, menggelar kegiatan Bimbingan Teknis Pemanfaatan/Pengolahan Rotan dan Limbah Pembalakan yang diikuti oleh 102 peserta dari 8 kecamatan Se Kabupaten Katingan yang resmi dibuka oleh Kepala Dinas Kehutanan Katingan, Ir. Hab Baperdo.
Hab Baperdo dalam sambutan tertulisnya mengatakan, luas wilayah Katingan 17.500 Km2 adalah kabupaten terluas kedua di Kalimantan Tengah yang memiliki kawasan hutan seluas 1.524.950 hektar atau sekitar 87,14 persen.
Dalam usulan revisi RTR (Rencana Tata Ruang) Kabupaten Katingan luas kawasan hutan sekitar 1.292,025 atau 73,83 persen, sisanya 457.975 Hektar atau 26,17 persen adalah kawasan pemukiman dan pengembangan lainnya.
Berdasarkan hasil penelitian sebuah LSM, menyebutkan rata-rata produksi rotan Katingan mencapai 600-800 ton per bulan, dimana hampir 60 persen masyarakatnya memiliki rotan.
Melihat potensi besar rotan itu, pihaknya selaku diknas teknis, turut ambil bagian dalam mendukung pencapaian visi Bupati Katingan 2009-2013 menjadikan Katingan sebagai pusat produksi dan perdagangan rotan Indonesia.
Hab, mengaku yakin visi rotan ini bisa dicapai asal program pengembangan rotan Katingan dikerjakan secara sunguh-sungguh dan dinasnya tentu mendukung secara teknis, salah satunya dengan menggelar kegiatan bintek ini.
Hab Baperdo, berharap besar peserta yang ikut dalam kegiaan bintek ini dapat mengikuti kegiatan secara serius, karena biaya yang sudah dikeluarkan untuk menggelar kegiatan ini cukup besar. Ia berharap juga, selepas dari bintek ini, dimasing-masing daerah para peserta dapat mengembang ilmu yang sudah didapat.
Sementara itu ketua panitia bintek, Fransiscus Iman, S.Hut, melaporkan tujuan bintek untuk mengembangkan pengetahuan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan melalui usaha pemanfaatan lahan/kebun masyarakat.
|