Font size :
     
Berita Seputar Kab. Katingan
Halaman Utama
(BUPATI BUKA MTQ) DIMERIAHKAN PESTA KEMBANG API & TARIAN KOLOSAL

Pawai_Taaruf

Bupati Katingan (Drs. Duwel Rawing) didampingi sejumlah pejabat lainnya, saat melepas Pawai Ta’aruf peserta MTQ

Panitia_MTQ

Wakil Bupati Katingan (H. Surya, SH) saat melantik Dewan Hakim dan Panitera MTQ

Piala_Bergilir

Bupati Katingan, Drs. Duwel Rawing (kanan) menyerahkan Piala Bergilir  MTQ untuk diperebutkan

BUPATI BUKA MTQ

DIMERIAHKAN PESTA KEMBANG API & TARIAN KOLOSAL

Acara pembukaan MTQ VIII Tingkat Kabupaten Katingan, Minggu (15/1) malam, di Tumbang Hiran Kecamatan Marikit berlangsung  lancar.  MTQ dibuka secara resmi oleh Bupati Katingan (Drs. Duwel Rawing) dan dimeriahkan dengan pesta kembang api dan tarian kolosal yang dibawakan oleh anak-anak SMA, SMP dan SD dari Tumbang Hiran.

Acara pembukaan yang digelar di Lapangan Sepak Bola Tumbang Hiran ini dihadiri pula oleh sejumlah pejabat  teras Katingan diantaranya : Wakil Bupati Katingan (H. Surya, SH), Ketua DPRD Kabupaten Katingan (Wiwin Susanto), Wakil Ketua DPRD Katingan (Sengkon, SE), Sekda Kabupaten Katingan (Ir. Christantwo T.Ladju, MM).

Dihadiri pula oleh, Kepala Pengadilan Negeri Kasongan (Alfon, SH), Kapolres Katingan               (AKBP Trisulastoto Prasetyo Utomo), Perwira Penghubung (Kapten Mas’ud), Pjs Kemenag Kabupaten Katingan (Kaspul Anwar), Ketua MUI Kabupaten Katingan (H. Ahmad Mahjumi, S.Ag) dan sejumlah Kepala Dinas/Badan/Instansi di lingkungan Pemkab Katingan, Camat se-Kabupaten Katingan, tokoh masyarakat adat dan disaksikan oleh ribuan masyarakat Tumbang Hiran.

Bupati Katingan (Drs. Duwel Rawing) didalam sambutannya menyampaikan, “menyambut baik kegiatan MTQ ini yang telah menjadi agenda tetap daerah, lewat kegiatan MTQ ini dapat menjadi momentum yang baik bagi umat Islam untuk dapat mendengarkan dan menyaksikan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang indah dan dapat dijadikan sumber inspirasi hidup yang tidak pernah kering”.

Bupati berharap dan mengajak umat Islam di wilayahnya untuk  dapat melaksanakan kehidupan keagamaannya dengan baik serta terus menjaga kerukunan kehidupan antar umat beragama dan hidup berdampingan dengan umat beragama lainnya untuk bersama membangun kemajuan Katingan.

“Mari lewat kegiatan MTQ ini kita jadikan sarana silahturahmi yang baik dalam rangka membangun kehidupan beragama yang harmonis. Mari terus jaga kerukunan kehidupan beragama di Katingan sehingga tetap terus terjaga dan harmonis,”  ajak Bupati.

Ketua LPTQ Kabupaten Katingan (Drs. Jainudin Sapri) dalam sambutannya mengatakan, “kegiatan MTQ dilakukan secara rutin dalam upaya meningkatkan pemahaman dan penghayatan serta pengalaman isi yang tersirat dalam surat-surat  ayat suci Al-Qur’an”.

Tema yang diangkat dalam MTQ kali ini sebutnya, “dengan MTQ VIII Tingkat Kabupaten Katingan sebagai sarana meningkatkan ukuwah Islamiyah guna menciptakan generasi Qur’aniah dalam kehidupan bernegara”.

Jainudin  menyebutkan kalau  kafilah-kafilah yang tampil sebagai juara akan dilakukan pembinaan oleh pelatih yang terbaik dan berpengalaman untuk menghadapi event MTQ  Tingkat Provinsi Kalteng yang akan di gelar bulan Mei mendatang di Kabupaten Kapuas. Katingan akan berusaha tampil baik dan setidaknya meraih  prestasi yang membanggakan seperti yang pernah diraih pada kegiatan STQ Tingkat Provinsi Kalteng yang digelar di Kasongan, dimana Katingan berhasil tampil sebagai juara umum.

Ketua Panitia MTQ (Yuas Elko) yang juga Camat Marikit, dalam laporannya menyebutkan, MTQ kali ini diikuti oleh 13 kecamatan yang terdiri dari 514 kafilah, Kecamatan Katingan Kuala mengirimkan kafilah terbanyak yakni 72 orang, disusul oleh Kecamatan Katingan Tengah dengan 60 kafilah dan Kecamatan Marikit dan Senaman Mantikei sebanyak 55 kafilah, kecamatan yang paling sedikit mengirimkan kafilah yakni Kecamatan Tasik Payaman dan Kecamatan Bukit Raya yaitu mengirimkan 21 kafilah.

Jenis cabang yang diperlombakan, yakni : Tilawah Tingkat Anak-anak, Tilawah Tingkat Remaja, Tilawah Tingkat Dewasa, Tartil Qur’an, Tahfizul Qur’an, Sarhil Qur’an, Khattil Qur’an, Fahmil Qur’an, Rebana dan Hardrah.
 

Tambah Komentar


Security code
Refresh