|

Lambang Daerah berbentuk Tameng (Perisal) dengan tima sisi yang bermakna kemampuan untuk menangkis dan bertahan terhadap serangan musuh, juga melambangkan jiwa kepahlawanan untuk mempertahankan dan meneruskan cita-cita Prokiamasi Kemerdekaan bertandaskan Pancasila.
Warna mempunyai arti sebagai berikut:
- Warna Merah dan Merah hati meLambangkan keberanian dan jiwa kepahiawanan atau semangat juang untuk kemajuan daerah.
- Warna Putih melambangkan kesucian dan kejujuran.
- Warna Hitam melambangkan kekuatan, keteguhan dan keadilan.
- Warna Kuning dan Kuning Tua melambangkan kejayaan, kebesaran dan keluhuran.
- Warna Hijau dan Hijau Muda melambangkan kesuburan yang menjadi sumber kemakmuran.
- Warna Abu-abu melambangkan kesetiaan dan kejujuran.
Unsur - unsur yang terdapat pada Lambang Daerah:
Tutisan Kabupaten Katingan adalah nama Kabupaten Katingan yang terbentuk berdasarkan UU No : 5 Tahun 2002 Tutisan Penyang Hinje Simpei merupakan Motto Daerah
- Penyang = Semangat, iLmu, iman, Kekuatan.
- Hinje = Bersatu, bermusyawarah dan beriman
- Simpei = Menyatukan dan menguatkan/ Memperkokoh.
yang secara harafiah adalah semangat Persatuan dan Kesatuan
|

|
Belanga ( Guci ), melambangkan kekayaan sumber daya yang terdapat di Kabupaten Katingan.
|
|

|
Uei (Rotan ), melambangkan ikatan rasa persatuan dan kesatuan.
|
|

|
Tangkai Padi 20 butir dan Tangkai Bunga Kapas 7 bunga, melambangkan tanggal 20 dan bulan 7 peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Katingan dan juga melambangkan kemakmuran.
|
|

|
Telawang (Perisai), melambangkan kemampuan untuk mengayomi, melindungi dan memelihara sumber daya yang terdapat di Kabupaten Katingan.
|
|

|
Bintang, melambangkan kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa
|
|

|
Dohong Mantikei ( Senjata Tradisional ), melambangkan ketajaman berfikir dan bertindak untuk melaksanakan pembangunan disegala bidang.
|
|

|
Garantung ( Gong), melambangkan adanya arah atau pedoman guna suksesnya pembangunan.
|
|

|
Simpei Rotan Lima Ikatan, melambangkan kokohnya persatuan dan kesatuan di bumi Kabupaten Katingan yang dilandasi sila-sila dan Pancasila.
|
|