Detail Berita
DISKOMINFOSTANDI KATINGAN DUKUNG PEMERATAAN INTERNET SEKOLAH MELALUI PENYERAHAN PERANGKAT STARLINK
Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) Kabupaten Katingan mendukung upaya pemerataan akses internet di lingkungan pendidikan melalui penyerahan perangkat internet berbasis satelit Starlink kepada satuan pendidikan di Kabupaten Katingan. Fasilitas ini diharapkan membantu sekolah mengatasi keterbatasan konektivitas sehingga pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran dapat semakin optimal.
Kepala Diskominfostandi Kabupaten Katingan, Hotden Manto Manalu mendampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Katingan, Christian Rain, dalam penyerahan perangkat Starlink secara simbolis yang dilaksanakan di Media Center Diskominfostandi Kabupaten Katingan, Senin (12/10/2026). Kegiatan tersebut turut didampingi Asisten III Setda Kabupaten Katingan, Sawun, serta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Katingan.
Dalam laporan yang disampaikan, Kepala Diskominfostandi Kabupaten Katingan, Hotden Manto Manalu, menjelaskan bahwa berdasarkan data akses telekomunikasi daerah, masih terdapat empat desa yang masuk kategori blank spot dan 30 desa dengan kondisi sinyal internet lemah. Kondisi tersebut menjadi tantangan dalam pemerataan akses informasi dan layanan digital di Kabupaten Katingan.
Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, Pemerintah Kabupaten Katingan terus mendorong peningkatan konektivitas melalui koordinasi dan sinergi dengan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, serta penyelenggara jasa telekomunikasi.
Hotden menyampaikan bahwa pada 2025, Pemerintah Kabupaten Katingan menerima bantuan 34 perangkat Starlink melalui dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk mendukung konektivitas di 34 desa, khususnya bagi kantor desa.
Selanjutnya, pada 2026, Kabupaten Katingan kembali menerima bantuan sebanyak 287 perangkat Starlink. Dari jumlah tersebut, sebanyak 78 perangkat dialokasikan untuk kantor kecamatan, kantor desa, kantor dusun, UPT dan pos pemadam kebakaran yang telah diserahkan pada 1 Oktober 2026. Sebanyak 35 perangkat untuk puskesmas dan puskesmas pembantu telah diserahkan pada 8 Oktober 2026, sedangkan 174 perangkat dialokasikan bagi koordinator wilayah pendidikan, PAUD, SD, dan SMP melalui penyaluran yang dijadwalkan pada 12–15 Oktober 2026.
Dalam sambutan Bupati Katingan yang dibacakan Sekda Christian Rain, disampaikan bahwa akses internet kini menjadi kebutuhan penting dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan. Kondisi geografis Kabupaten Katingan yang luas dan beragam membuat teknologi internet berbasis satelit menjadi salah satu alternatif untuk menjangkau wilayah yang sulit dilayani infrastruktur jaringan konvensional.
Ketersediaan internet yang lebih memadai diharapkan membantu guru mengakses bahan ajar digital, memperkaya metode pembelajaran, serta memberikan kesempatan lebih luas kepada peserta didik untuk memperoleh informasi dan pengetahuan. Konektivitas tersebut juga dapat menunjang administrasi sekolah dan pemanfaatan layanan pendidikan berbasis digital.
Pelatihan aktivasi dan pengoperasian perangkat menjadi bagian penting dari kegiatan ini agar penerima memiliki pengetahuan dasar mengenai pemasangan, aktivasi, penggunaan, dan pemeliharaan Starlink. Para penerima juga diminta segera memasang dan mengaktifkan perangkat sesuai lokasi yang ditetapkan, menjaga fasilitas agar tetap berfungsi optimal, serta tidak memindahtangankannya tanpa persetujuan sesuai ketentuan.
Diskominfostandi Kabupaten Katingan selanjutnya akan melakukan koordinasi dan pemantauan terhadap pemanfaatan perangkat. Apabila terdapat kendala pemasangan, aktivasi, pengoperasian, atau kerusakan, penerima diharapkan segera melaporkannya kepada dinas terkait agar dapat ditindaklanjuti.
Bantuan perangkat Starlink tersebut merupakan dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk memperluas akses internet pada fasilitas pemerintahan, pelayanan kesehatan, dan satuan pendidikan. Melalui pemanfaatan perangkat secara optimal, pemerintah daerah berharap keterbatasan konektivitas dapat semakin dikurangi dan pemerataan akses digital semakin dirasakan masyarakat.
Bagi dunia pendidikan, dukungan ini diharapkan tidak hanya menghadirkan akses internet, tetapi juga membuka peluang bagi peserta didik di berbagai wilayah Kabupaten Katingan untuk memperoleh sumber belajar yang lebih luas, mengembangkan keterampilan digital, dan meningkatkan kualitas pembelajaran.