LOADING

Detail Berita

DISKOMINFOSTANDI KATINGAN BENTUK KIM MUDA KASONGAN, DORONG GENERASI MUDA TANGKAL HOAKS
16 Oct 2026, 06:54 Rina 231x dilihat

DISKOMINFOSTANDI KATINGAN BENTUK KIM MUDA KASONGAN, DORONG GENERASI MUDA TANGKAL HOAKS

Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) Kabupaten Katingan membentuk Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Muda Kasongan Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan literasi digital dan mendorong keterlibatan generasi muda dalam penyebarluasan informasi publik yang benar, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Kegiatan Sosialisasi dan Pembentukan KIM Muda Kasongan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Diskominfostandi Kabupaten Katingan, Hotden Manto Manalu, bertempat di Media Center Diskominfostandi Kabupaten Katingan, Jumat (16/10/2026), dengan diikuti siswa-siswi SMP dan SMA di wilayah Kasongan.

Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik Diskominfostandi Kabupaten Katingan, Diahkomalasari Dharmawansyah, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkenalkan peran dan fungsi KIM sebagai mitra pemerintah dalam pengelolaan dan penyebarluasan informasi publik.

Selain itu, kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai pentingnya literasi digital, kemampuan mengidentifikasi dan menangkal informasi yang tidak benar, serta keterampilan memproduksi konten kreatif melalui berbagai platform digital.

Materi sosialisasi mencakup pengenalan konsep, peran, dan fungsi KIM, verifikasi informasi, etika bermedia sosial, serta pemanfaatan platform seperti Instagram, TikTok, dan Facebook untuk menyebarluaskan informasi yang edukatif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk KIM Muda Kasongan dengan kepengurusan yang jelas, rencana kegiatan awal, serta komitmen anggota untuk berperan aktif dalam menghasilkan dan menyebarluaskan informasi berkualitas. Keberadaan komunitas ini juga diharapkan menjadi sarana komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat, khususnya generasi muda.

Sementara itu, Kepala Diskominfostandi Kabupaten Katingan, Hotden Manto Manalu, dalam sambutannya menyampaikan bahwa derasnya arus informasi di era digital memberikan peluang sekaligus tantangan bagi generasi muda. Kemudahan mengakses dan membagikan informasi melalui telepon genggam dan media sosial harus diimbangi dengan kemampuan memeriksa kebenaran informasi agar tidak ikut menyebarkan hoaks, disinformasi, maupun konten yang menyesatkan.

“Saya berharap KIM Muda Kasongan tidak hanya menjadi komunitas yang memiliki nama dan kepengurusan, tetapi benar-benar menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk berkarya, berkreasi, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kabupaten Katingan,” ujarnya.

Hotden juga mendorong para peserta untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana menyebarkan informasi yang menarik, informatif, dan edukatif. Potensi daerah, budaya lokal, pendidikan, pelayanan publik, peluang usaha, hingga program pembangunan dapat dikemas secara kreatif agar lebih mudah dipahami dan menjangkau masyarakat luas.

Menurutnya, KIM tidak hanya berperan dalam membantu menyebarluaskan informasi publik yang benar, tetapi juga dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, kebutuhan, dan persoalan kepada pihak terkait melalui saluran yang tepat. Dengan demikian, komunikasi publik dapat berlangsung dua arah, sehingga masyarakat tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga memiliki ruang untuk menyampaikan suara dan aspirasinya.

Ia turut mengingatkan pentingnya menjaga etika komunikasi digital, menghormati privasi dan hak cipta, serta menghindari penyebaran konten yang mengandung fitnah, provokasi, perundungan, atau informasi yang belum terverifikasi.

Diskominfostandi Kabupaten Katingan berharap KIM Muda Kasongan dapat terus berkembang menjadi komunitas yang kreatif, kritis, santun, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi digital. Melalui keterlibatan generasi muda, penyebarluasan informasi mengenai potensi dan pembangunan daerah diharapkan semakin luas, sekaligus mendukung terwujudnya komunikasi publik yang informatif dan partisipatif di Kabupaten Katingan.